Mobil Pintar

Mulai tanggal 13 Januari 2009 lalu Kota Madiun disinggahi oleh Mobil Pintar (Mobin). Mobil yang digagas oleh Ibu Ani SBY lewat SIKIB (Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu) tidak dapat mengunjungi semua lembaga Sekolah Dasar yang ada di Kota Madiun. Ini disebabkan karena keterbatasan waktu mobin tersebut berada di Madiun. Oleh karena itu sekolah yang dikunjungi oleh Mobin diprioritaskan untuk sekolah yang letaknya agak jauh dari pusat kota serta belum memiliki sarana prasarana yang lengkap. Dan hari ini Sabtu tanggl 31 Januari 2009 merupakan jadwal terakhir dari kunjungan Mobin tersebut di SD di Kota Madiun tepatnya yaitu di SDN 01 Tawangrejo . Untuk Kota Madiun sendiri hanya ada 8 lembaga SD yang dikunjungi oleh mobil tersebut, untuk 7 lembaga SD yang lain adalah SDN 04 Nambangan Kidul, SDN 03 Nambangan Lor, SDN 01 Manguharjo, SDN Kuncen, SDN Pilangbango, SDN 02 Demangan dan SDN Kelun.

Mobin and me

Melihat dan mengamati keberadaan Mobin di beberapa SD (karena kesibukan di kantor saya tidak bisa memantau ke setiap SD yang dikunjungi Mobin….) , ternyata siswa-siswa mulai kelas 1 sampai dengan kelas 6 sangat antusias sekali. Hal ini dapat dilihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti semua kegiatan yang diberikan oleh para pemandu mobin yang berasal dari Batolyon 501 Madiun. Mereka dapat bermain, membaca buku, belajar komputer dan melakukan berbagai lomba seperti menyanyi dan bercerita. Bahkan ketika saya tanya tanggapan mereka tentang mobin tersebut…mereka rata- rata menjawab harusnya tidak hanya sehari…tapi dua atau tiga hari bahkan kalau bisa rutin dikunjungi setiap bulan.

Melihat antusiesme siswa-siswa tersebut, saya jadi berpikiran bagaimana kalau seandainya di Kota Madiun juga ada suatu media yang lengkap dengan segala kebutuhan pembelajaran yang dapat digunakan oleh semua siswa utamanya siswa-siswa yang agak kurang beruntung karena masih terbatasnya fasilitas sekolah yang dimiliki. Mungkin media itu semacam Rumah Pintar di Pacitan. Saya memang belum pernah berkunjung ke rumah pintar tersebut, namun dari yang saya baca di surat kabar, pada prinsipnya rumah pintar tersebut mirip dengan mobil pintar namun lebih komplit fasilitasnya karena lahannya lebih luas serta tidak mobiling.

Mobin dan anak2

Saya mengangankan…. Rumah Pintar (Rupin) itu bisa berada di tempat yang mudah diakses jalannya dari seluruh penjuru Kota Madiun. Rupin itu juga harus dilengkapi dengan sarana prasarana pembelajaran seperti buku-buku pelajaran dan ilmu pengetahuan yang lengkap dan baru, aneka buku cerita baik dari dalam atau luar negeri, alat2 peraga pendidikan, komputer yang dilengkapi dengan jaringan internet serta petugas yang berkompeten di pendidikan dan memang ditraining khusus untuk itu. Bahkan bisa dilengkapi sekalian dengan arena bermain bagi usia TK. Kemudian setiap hari minggu atau pada waktu libur rumah pintar itu bisa dikunjungi oleh anak-anak sehingga mereka dapat berlibur sekaligus bermain.

Untuk mewujudkannya mungkin kita bisa menggandeng konsultan dari perguruan tinggi yang memang berkompeten di bidang pendidikan, bisa juga menggandeng sponsor seperti Telkom, mal-mal besar yang bayak bertebaran di Kota Madiun dan masyarakat lain yang memang concern di pendidikan. Bukankah salah satu jorgan Kota Madiun adalah sebagai Kota Pendidikan??? Jadi sudah waktunya kita benar-benar menggali potensi yang ada di Madiun untuk memajukan pendidikan sehingga kalau orang berbicara tentang Madiun yang terbayang bukan hanya mal-mal besar yang bertebaran di Kota Madiun namun juga keberadaan sekolah-sekolah dan ikon pendidikan lain yang memang tidak dimiliki oleh daerah-daerah di sekitaran Kota Madiun…Bagaimana ???

Kembali ke mobin lagi….mungkin tahun depan bisa diprogramkan mampir ke Kota Madiun lagi yang pasti dengan fasilitas dan sarana prasarana yang lebih komplit. Kalau tahun ini belum ada jaringan internetnya semoga tahun depan sudah ada fasilitas tersebut. Terimakasih sudah membawa anak-anak kami dengan pengalaman pembelajaran yang baru…selamat jalan dan selamat menebarkan ilmu pengetahuan ke seantero nusantara ini…

2 thoughts on “Mobil Pintar

  1. Aku setuju kalo Madiun bikin spt Rumah Pintar atau Rumah Pintar. Realisasikan Hen…
    Oya, blogmu udah aku add tuh.

    Heni :
    Jadi tambah semangat nih….apalagi kalau banyak yg mendukung kayak reni……doain ya bisa terealisasi walaupun nggak tahu kapan……
    Eh dah di link jg tuh….saling bertukar kabar dan info ya….misalnya info mutasi pegawai….hehehe…kalau ini nggak bakalan dibocorin pasti…..

  2. salam kenal ibu heni.

    saya tya dari sekretariat mobil pintar di jakarta.

    rasanya terharu baca tulisan ibu ini…
    semoga angan-angan ibu bisa diwujudkan
    apa sudah coba untuk menghubungi SIKIB secara langsung bu?

    SEMANGAT ya !! untuk ibu Heni.

    oo.. iya mohon izin… apa tulisan ibu dan fotonya boleh saya taruh di web kami?
    terima kasih banyak sebelumnya

    tya

    Heni :
    Terimakasih mbak Tya dukungannya, semoga apa yang menjadi harapan dan impian saya segera terwujud.
    Mungkin mbak Tya bisa membantu saya untuk dapat menghubungi SIKIB?
    Silahkan saja mbak kalau mau ditaruh di web nya, suatu penghargaan bagi saya….tentu saja tulisan saya masih banyak kekurangannya. Sekali lagi terimaksih dan sukses selalu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s